BSM & mbah Diono Obat Alami

https://www.youtube.com/watch?v=1RHL0Jn9rBc 12.18 pedalaman paling dalam: Suku Wana mendiami beberapa wilayah di Sulawesi Tengah, khususnya di sekitar Pegunungan Tokala, Sungai Bongka, dan Sungai Salato. Beberapa desa yang dihuni suku ini adalah Desa Manyoe di Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, dan Desa Taronggo di Kecamatan Bungku Utara (dari transmigran 18 jam ke Wana, rumah panggung, anjing jaga ayam dan kambing, nomaden bakar hutan pindah pindah, tanam singkong, Pak Bayu tinggal 2 minggu), Kabupaten Morowali. Suku Wana juga tersebar di kabupaten lain seperti Tojo Una-una. 1 tahun 2 kali ke pedalaman sehingga hilang dari peredaran. Tempat Pak Bayu di Madiun di hutan, tetangga terdekat 2 km. 14.28 Ayam mau makan singkong yang masih baru yang rasanya manis, dirajang/ dicoper kecil, gaplek yang keras dikukus, ternak apapun sayangi dan perhatikan mereka, sedikit belajar seperti nabi sulaiman. Penyakit ada karena diundang, ayam tetangga (dilarang masuk) yang bawa penyakit, seperti potong ayam dari luar terus pegang ayam maka akan menularkan penyakit. hukum, Penyakit dilarang masuk. jika ada ayam bagus (seperti meningkatkan kualitas breeding untuk generasi lebih bagus) misal penjantan bagus jangan langsung dimasukkan kandang (ayam tamu) tapi dikarantina 2-3 minggu kemudian dimandikan dan baru bisa dimasukkan kandang (dicampur). Konsep di hutan tidak ada listrik. Kandang bambu ayam pertama 1,5x3meter untuk 10 betina 1 jantan, setelah punya 1 kandang pertama (jangan nunggu menetas) segera buat 10 kandang lagi dengan ukuran yang sama, ketika ayam bertelur segera pindah di masing-masing kandang, ketika menetas biarkan 2 bulan sehingga anaknya keluar bulu dan induknya kembalikan ke kandang pertama yang ada pejantan, nanti anaknya kumpulkan betina dengan betina dan jantan dengan jantan, sehingga dari 10 kandang yang terisi hanya 4 kandang ayam betina karena 2 bulan lagi yang jantang dijual, lanjut periode kedua hingga jumlah induk yang diinginkan tercapai (goal) misal 100 induk, maka di depannya buat kandang 4 tingkat tinggi 2 meter untuk pembesaran dengan alas liter. 100 induk butuh lahan pakan singkong/ jagung (lebih butuh air). Singkong besar umur 12 bulan. 1 hari 1 induk dan 10 anankya (jika kurang akan over makanan buat gaplek) butuh 1 kg. Per hari butuh 100 kg, 1 pohon singkong paling sedikit 5 kg singkong, 1 hari 20 pohon maka 20 pohon x 30 hari x 12 bulan = 7200 m2 ~ 1 ha (tiap hari tanam 20 pohon singkong). Karbohidrat dari singkong dan protein dari daun singkong. Ayam tidak makan kulit singkong tapi kambing maksimal 10 ekor, kotoran kambing untuk pupuk singkong yang rakus pupuk (suku pedalaman tidak mau mupuk sehingga nomaden dan bakar hutan, semua punya hp digantung di pohon yang sms masuk ketika sinyal nyasar, senter tenaga surya dan untuk cas hp, jual ayam ke kota dan beli ikan asin dan garam). Dari 10 kambing menghasilkan kotoran dan kencing 40 kg per hari, 100 ayam induk ada 25 kg kotoran ayam basah per hari. Total pupuk 65 kg jika tiap hari tanam 20 pohon singkong maka 1 pohon 3 kg pupupk. Cara hitung pupuk tanaman yang beratnya 100 kg dengan cara dikeringkan misal kadar air 1-2 bisa beratnya 0,5 kg atau lebih kecil lagi jika dibakar itulah ukuran pupuk tanaman berat basah 100 kg. Contoh analog berat orang 100 kg yng sudah meninggal dan dibakar maka beratnya kurang dari 100 gram. atau dosis pupuk bisa dibuat 2% dari berat basah tanaman keseluruhan termasuk umbinya. sehingga tanah akan berterima kasih dan mengucapkan tanahnya akan disuburkan. sehingga tanaman singkong tambah lama tambah besar untuk pakan ayam. 31.03 jika tinggal di hutan, banyak tanah negara terlantar bisa untuk lahan pertanian untuk indonesia maju. Tidak boleh ada tanah-tanah terlantar, di desa ajak babinsa-babinsa. jika awal tidak ada listrik maka sekarang pakai pemanas boder. tiap aya tiap bulan telur rata rata 10 x 100 induk = 1000 telur misal yang menetas dan hidup 50% = 500 anakan perbulan dengan harga 35.000-40.000 per ayam berat rata rata 1 kg. 40.000 x 500 = 20 juta tiap bulan. Apa yang diambil dari tanah kembalikan ke tanah, jangan berhutang.

🌿 Ramuan & Teknologi Alami untuk Perlindungan dan Pupuk Tanaman

1. Obat Ikan di Sungai & Insektisida Alami

  • Akar Tuba/Jenu (Jawa) 0,5 kg ditumbuk atau diblender.
  • Ditambahkan daun-daun yang tidak dimakan ulat + 1–2 liter air + lengkuas/laos.
  • Difermentasi selama 7 hari (berfungsi sebagai insektisida alami).
  • Dosis umum: 250 ml per tangki 15 liter.
  • Jika menggunakan formula ini maka diseprot air sebelum panen.

2. Fungisida (Anti-Jamur) Alami

  • Larutkan kapur gamping asli dengan air, biarkan sampai dingin (± 2 liter).
  • Tambahkan 1 liter campuran: lengkuas (laos), kunyit, atau air belerang.
  • Gunakan sebagai semprotan pencegah jamur pada tanaman.
  • Dosis umum: 250 ml per tangki 15 liter.

3. Pengendali Kutu Kebul (Whitefly)

  • Rebus ekstrak bawang merah dan bawang putih dengan 1 liter air, lalu fermentasi.
  • Tambahkan 5–10 ons tembakau yang disiram air panas.
  • Dosis umum: 250 ml per tangki 15 liter.

4. Pestisida dari Daun Sirih

  • Rebus 1 kg daun sirih tua dengan 0,5 liter air.
  • Campurkan air cucian beras (air leri) 0,5 liter.
  • Diamkan selama 24 jam, lalu gunakan.
  • Bisa dikombinasikan dengan ekstrak akar tuba (pahitan).
  • Dosis umum: 250 ml per tangki 15 liter.

5. Pengendalian Lalat Buah

  • Bersihkan sisa cangkang/kelopak bunga sebelum dibungkus.
  • Bungkus buah dengan plastik seperti teknik pada jambu merah.

6. Pola Pemupukan Bertahap

  1. Pemupukan awal → Urea cair (pembuatan pupuk tertutup)
  2. Fase pertumbuhan → NPK (pembuatan pupuk terbuka)
  3. Fase produksi/buah → KCl

7. Produksi Benih Unggul (Cabai Keriting & Tomat Ceri)

  • Menggunakan metode penyerbukan manual, yaitu mengawinkan putik bunga betina dengan serbuk sari jantan.
  • Benih hasil persilangan cenderung menghasilkan buah lebih baik, lebih seragam, lebih lurus, dan berkualitas tinggi.
  • Tanaman dari benih hasil persilangan berpotensi tumbuh lebih tinggi, bahkan mencapai ± 3 meter pada kondisi optimal.

8. Media Tanam Terbaik

  • Direkomendasikan menggunakan humus atau tanah humus dari bawah rumpun bambu.
  • Dapat juga dijadikan campuran media tanam, karena kaya unsur hara alami dan mikroba pengurai yang aktif (kuat).

9. Pengusir Hama Tikus & Burung Alami

  • Bahan utama: sambiloto + gadung (menghasilkan aroma yang tidak disukai hama).
  • Memberi efek visual dan aroma seperti ancaman predator (ular), sehingga tikus, burung, hingga babi hutan cenderung menjauh.
  • Sambiloto tumbuh di area lembap & teduh, beraroma tajam, habitat yang secara alami sering dihindari hama.
  • Aplikasi semprot bersifat sistemik (senyawa terserap ke jaringan tanaman sehingga efeknya lebih tahan lama).
  • Dosis anjuran: 250 ml per 15 liter air.
  • Opsi formula 1: 20% sambiloto + gadung dicampur 80% air kelapa, difermentasi 14 hari dengan aerasi (menggunakan aerator). Aplikasi cukup 1 kali karena efeknya kuat dan tahan lama.
  • Opsi formula 2: 20% sambiloto + gadung dicampur 80% ZPT organik (ZPT daun atau buah), difermentasi 14 hari dengan aerasi. Aplikasi cukup 1 kali karena daya kerjanya intens dan bertahan lama.
  • Formula ini juga dapat menjadi alternatif hemat produk dan lebih efisien dalam aplikasi.

10. Teknik Ekstraksi Daun yang Efektif

  • Daun dianjurkan diremas, digosok, atau diinjak hingga warnanya menggelap (teroksidasi) dan getah keluar, mirip proses oksidasi pada pengolahan daun teh (dilanjutkan pemanasan dan pengeringan).
  • Metode ini cocok bila ekstrak akan digunakan segera (tanpa fermentasi) untuk kebutuhan mendesak.
  • Tidak disarankan memotong daun terlalu halus dengan blender, karena getah justru sulit keluar optimal.
  • Jika dibutuhkan cepat: gunakan teknik ditumbuk lalu diperas (mirip proses giling dan peras umbi pada pembuatan getuk lindri dengan menggunakan penggilingan daging).

11. ZPT Daun Multi-Spesies (Pupuk Hormon Alami)

  • Gunakan daun dari tanaman yang memiliki pertumbuhan cepat sebagai sumber hormon alami.
  • Semakin beragam jenis daun yang digunakan, semakin baik — bisa dikombinasikan dari puluhan hingga 90 jenis daun untuk hasil lebih kaya nutrisi dan fitohormon.

Comments

Popular posts from this blog

Kunyit, Temulawak, Jahe (kuteja) untuk Ternak

Produk Bayu Sehat Mandiri (BSM)

Daun Talas sebagai Rokok Non-Cukai